yang disebut-sebut sebagai kaligrafer terakhir Turki, memang seorang kaligrafer wanita. Namun namanya tidak lebih terkenal dari karya-karyanya karena sebuah buku perjalanan yang cukup apik ditulisnya dalam bahasa Perancis: a Nuit des Calligraphes. Buku ini menjadi laris karena perjalanan sang kaligrafer ternyata terhalang oleh penguasa. Rikkat sendiri belum pernah saya jumpai karya-karyanya, apakah juga menggunakan kaligrafi murni?
Yang menjadi pertanyaan lagi adalah: Apakah Rikkat Kunt merupakan satu-satunya kaligrafer wanita –dengan sedikit catatan, di masa lampau– yang tercatat sejarah?
Yang menjadi pertanyaan lagi adalah: Apakah Rikkat Kunt merupakan satu-satunya kaligrafer wanita –dengan sedikit catatan, di masa lampau– yang tercatat sejarah?
